Friday, April 17, 2009

Tari dan Gamelan Bali


Yuuuk kita belajar menari dan menabuh gamelan Bali, di KBRI Paris, gratis !!! :)

Pemutaran Film "FIKSI"


Resensi Film "FIKSI"

Jika Alice in Wonderland bercerita tentang seoarng gadis muda yang bertualang ke dunia khayalan, maka Fiksi bisa dianggap sebuah twist dari dongeng tersebut. Dalam Fiksi dikisahkan seorang perempuan muda bernama Alisha (Ladya Cheryl), seorang anak orang kaya yang hidupnya serba mudah seakan hidup dalam dunia mimpi. Ketika suatu hari ia mengenal Bari (Donny Alamsyah), pemuda yang mengenalkannya akan cinta.

Cinta itu pula yang membawa Alisha bertualang ke dunia nyata. Alisha juga dibawa ke sebua kamar rumah susun dimana Bari tinggal bersama kekasihnya, Renta (Kinaryosih). Hari-hari Alisha yang dulunya membosankan kini penuh dengan canda, tawa, cinta dan pertengkaran. Namun, cinta dan obsesi Alisha akan Bari membuatnya ikut berubah. Menipu, menjebak bahkan membunuh kini menjadi bagian dari diri Alisha. Jika anda bosan dengan film horor Indonesia yang tidak ada habisnya diputar di bioskop tanah air, maka film bergenre thriller karya Mouly Surya ini bisa menjadi pilihan yang cukup fresh.

Trailer Film "FIKSI" bisa diunduh di sini.


Yuk, kita nonton rame2!!!
Kapan sih? Kamis, 30 April 2009, jam 18 sampe selesai
Di mana yah? seperti biasa, di Balai Budaya KBRI Paris tercintah

Jangan sampai ketinggalan nongkrong di bioskop istimewa ini, karena tersedia makanan dan minuman yang akan menemani kita sepanjang film diputar... Sip banget kan? ;-)

CU There!!!

Thursday, April 16, 2009

Pementasan Teater Si Pitung

Kerjasama PPI Paris dan murid-murid INALCO
Waktu: Juni 2009

FESTIVAL INDONESIA


Datang dan saksikan pertunjukkan tari tradisional Indonesia (Tari Pendet, Tari Piring, Jaipongan, Tari Saman, Tari Oleg Tumbu Lilingan), Seni Beladiri Pencak Silat, Orkestra Angklung dan Gamelan Sunda, Demo Masak dan Demo Membatik serta Défilé "Chic Batik"...

Turut berpartisipasi, 23 UKM yang bergerak di bidang furnitur, batik, kebaya fashion, natural bodycare, dan kerajianan tangan (perhiasan/asesoris/batu berharga/silver), yang menawarkan berbagai produk khas Indonesia yang bernilai seni dan bermutu tinggi...

Stan makanan dan minuman serta stan "icip-icip" juga siap mengajak Anda menelusuri kelezatan kuliner Indonesia...

Venez nombreux au Festival Indonésie, les 16 et 17 mai 2009 où vous aurez l'occasion de voir les spectacles de danses et musiques traditionnelles indonésiennes (la Danse Pendet et Oleg Tumbu Lilingan de Bali, la Danse Piring de Sumatra ouest, la danse Saman d'Atjeh, et Jaipongan de Java ouest), l'art martial Pencak Silat, Orchestre de Angklung et Gamelan, la démonstration culinaire et la démonstration de batik à la fois le défilé "Chic Batik"... 

Vous rencontrerez aussi les PME indonésiennes avec leurs produits locaux de qualité (artisanat, cosmétiques, meubles, bijoux)...

Ne raterez surtout pas les dégustations culinaires typiques indonésiennes...

PS. Entrée libre

Wednesday, April 8, 2009

Café Démocratie

Le 4 avril 2009, Balai Budaya KBRI Paris, 15-18.

 

Meminjam kosakata "Café" dari "Café Géopolitique" yang diadakan satu bulan sekali oleh Redaksi Jurnal Ilmiah Hérodote dan Questions Internationales demi menciptakan suasana santai à la café dan mempertemukan masyarakat umum dengan personil akademik, jurnalistik, dsb, PPI Perancis dan PPI Paris menggelar acara "CAFE DEMOCRATIE"; bincang-bincang seputar pemilihan umum, golput, masa depan demokrasi Indonesia, dsb, yang diramu dengan penampilan violis, pianis dan flutis (Lila, Bimo, Anami, Nana) yang membawakan kemewahan musik klasik dalam suasana dan audiens yang sungguh sederhana. 

 

Tak dipungkiri, presentasi François Raillon, menjadi menu utama CAFE DEMOCRATIE, walaupun porsi waktu untuk apresiasi musik jauh lebih besar dari presentasi itu sendiri. Tutur bahasa dan pilihan kata yang sangat apik, dengan logat Bahasa Indonesia bagai penutur asli, Pak François menjabarkan pentingnya posisi Indonesia di dunia, terkait dengan konteks demokrasi dan pelaksanaan pemilu sebagai ejawantah konsep demokrasi itu sendiri. 

Draft