Sabtu, 7 Maret 2009, KBRI Paris, pukul 11-14. Sekitar 30 perwakilan asosiasi yang berbasis swadaya, berkumpul di Ruang Balai Budaya KBRI Paris. Bapak Maruli, Ibu Kusuma, Bapak Sudradjat dan Dubes UNESCO yang baru, Pak Iwan, beserta staf KBRI lain khususnya bidang perdagangan, serta Endra Atmawidjaja (Ka PPI Perancis 2008/2009) dan Dwi Setyowati (Ka PPI Paris 08/09) mewakili teman2 PPI, telah siap memulai acara semi-informal curah gagasan antar partenariat ini.
Acara dimulai dari presentasi Pak Maruli mengenai latar belakang pentingnya kerjasama antara KBRI dengan AFI, di antaranya;
1. representasi Indonesia di Perancis
2. kontak intensif di tingkat dunia antara Indonesia dengan Uni Eropa, G20, dalam bentuk konferensi tingkat tinggi
3. krisis ekonomi dunia tidak luput memberi dampak pada perekonomian Indonesia
4. kerjasama di sektor keamanan antara Indonesia dan Perancis
5. peningkatan kerjasama di bidang ekonomi: investasi Perancis di Indonesia, jumlah wisatawan Perancis ke Indonesia, dan perdagangan yang selama kurun waktu 5 tahun meningkat ratrata 10 %. Pada tahun 2008, ekspor Indonesia ke Perancis mencapai US$ 2,113 Milyar (meningkat 20,9%) sementara impor mencapai US$ 880,120 juta (meningkat 15,75%
Di bidang sosial-budaya, pemerintah Indonesia dan Perancis akan bekerjasama dalam kegiatan-kegiatan seperti:
1. kunjungan jurnalistik Perancis ke Indonesia dalam rangka pembuatan film dokumenter
2. pergelaran budaya Indonesia di Perancis, dan sebaliknya
3. pelatihan musik dan tari tradisional Indonesia
4. pelatihan bahasa Indonesia
Di bidang pendidikan:
1. BGF
2. kerjasama politeknik (khusus dosen Indonesia untuk studi di Perancis)
3. meningkatkan program sandwich, double degree, dsb.
4. dharma siswa Perancis (beasiswa pemerintah Indonesia untuk mahasiswa Perancis)
Dalam hal pelayanan konsuler:
1. pelayanan satu hari selesai (one-day service) untuk pembuatan visa, dan one-hour service untuk lapor diri, legalisasi, dsb.
2. menjadikan KBRI sebagai "rumah Indonesia"
AGENDA KEGIATAN KBRI TAHUN 2009
BIDANG POLITIK
2. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden;
Putaran I: 8 Juli 2009
Putaran II: September 2009
3. Interfaith Dialogue
4. Semiloka dalam rangka peningkatan kerjasama politik, ekonomi dan iptek antara Indonesia dan Perancis
5. Peningkatan interaksi antara parlemen dan parpol kedua negara
BIDANG EKONOMI
1. Temu investasi, 23-24 Maret 2009
2. Festival Indonesia, 16-17 Mei 2009 yang akan mendatangkan 12 UKM dari Indonesia untuk mempromosikan produk mereka di Perancis
3. Temu usaha/ bisnis, Mei 2009
4. Temu travel agents, Juli 2009
5. Bazar Indonesia, September 2009
6. Festival Makanan Indonesia, Desember 2009
7. Penerbitan katalog produk Indonesia
8. Berpartisipasi dalam berbagai pameran di Perancis
BIDANG SOSIAL-BUDAYA DAN PENDIDIKAN
1. pencetakan kalender bahasa Perancis 2009
2. pergelaran malam budaya nusantara di Maison UNESCO, 20 Maret 2009 (dibatalkan)
3. pelatihan bahasa Indonesia bagi masyarakat Perancis, di KBRI Paris
4. pelatihan tari dan musik tradisional (bulan April, pengajar datang dari Bali)
5. festival dan bazar Indonesia
6. pameran seni dan budaya (Hôtel de Ville de Paris, 16 Mei 2009)
7. promosi batik, pameran wayang dan keris sebagai warisan budaya dunis, Mei 2009
8. Carnal Tropical de Paris, Juli 2009
9. HUT RI ke-64 Agustus 2009
10. pameran budaya di La Rochelle, bekerjasama dengan PPI La Rochelle
11. berpartisipasi di Salon du Chocolat, November 2009
Setelah presentasi dari Bapak Maruli, perwakilan masing-masing asosiasi secara bergilir menyampaikan program kerja mereka, yang pada umumnya akan mengadakan acara pentas seni budaya Indonesia di mana hasil penjualan tiket akan disumbangkan ke Indonesia, baik untuk biaya sekolah dan kebutuhan sekolah anak-anak kurang mampu (seperti yang dilakukan Association des Amis Indonésiens atau AAI Toulouse) maupun untuk membantu korban bencana alam. Beberapa asosiasi juga peduli pada pengembangan iptek dan pendidikan mahasiswa Indonesia, seperti Association Franco-Indonésienne pour le Développement des Sciences, dengan pemberian Prix Mahar Schützenberger bagi mahasiswa doktorat Indonesia yang studi di Perancis.
No comments:
Post a Comment