Panik!!!!!
"25 Oktober 2008, LPJ dan Pemilihan Ketua PPI Paris."
Begitu yang tertera di agenda harianku. Oh la la, berarti sudah hampir 3 bulan sejak pemilihan yang buatku pribadi "tidak direncanakan dan tidak terduga" itu, PPI Paris 2008-2009 mengambil alih kepemimpinan Muhammad Ridha. Huhuhu, sekali lagi, panik!!!!
Masalahnya, perasaan waktu cepat sekali berlalu. Lalu, selama kurun waktu 3 bulan itu, perasaan belum ngapa-ngapain!!! Coba diingat-ingat lagi. Setelah Pemilihan, ada Salon du Chocolate, lengkap dengan "insiden" yang membuat Pak Yoyon dan Kang Dede, pelatih kami, ngambek. Wah, panjang ceritanya, butuh postingan tersendiri. Lalu ada Soirée INALCO, dua minggu setelahnya. Lalu Bamus PPI Perancis 28-30 November 2008 di Marseille. Kemudian ada Food Festival di KBRI, 6 Desember 2008, tapi PPI Paris tidak diikutsertakan. Mungkinkah KBRI masih trauma dengan insiden Salon du Chocolate? Sampai-sampai Ruang Gamelan, yang pada saat Food Festival menjadi salah satu arena untuk dikunjungi para tamu, dibiarkan begitu saja? Jadilah para tamu melihat-lihat gamelan, barang mati yang (seharusnya) menciptakan suara-suara indah bilamana dimainkan? Melihat angklung, yang sudah lapuk dan sebagian hilang, tanpa pernah dimanfaatkan? Kasihan tamu-tamu. Kasihan KBRI. Kasihan PPI.
Namun yang lebih merana adalah seperangkat gamelan dan jejeran angklung yang menganggur itu sendiri. Andaikan mereka bisa bicara, tentu segera mereka berseru "Hey, kami ini alat musik, untuk dimainkan, untuk dipertunjukkan kebolehan kami berdendang dan berlagu. Namun kami mati suri, tak tersentuh dan tak terawat. Kami bukan pajangan yang biasa berdebu dan akhirnya tersingkir pajangan baru. Kami adalah musisi pasif! Mainkan kami!!!" Ahh, maafkan aku Saron, Selentem, Bonang, Rincik, Gong, Gendang, dan teman-teman semua.
Lalu tiba-tiba saja sudah Idul Adha. Di hari yang sama, 8 Desember 2008, kami menerima berita duka cita atas wafatnya Bapak Dubes tercinta, Afrizal Effendi, di RSCM Jakarta. Innalillaahi wainnailaihi rojiuun... Semoga bakti dan segala kebaikan Bapak dibalas dengan surga-Nya dan semoga suri tauladan Bapak kepada kami terus menyala dan menjadi amal yang terus melimpah kepadamu. Amin ya robbal alamiiin.
KBRI berduka. Kami semua berduka. Maka acara Perayaan Tutup Tahun dibatalkan.
Tanggal 21 Desember 2008, PPI Paris mengadakan acara Iceskating bersama, di Patinoire de Noël depan Hôtel de Ville. Pesertanya ga sampai 10 orang!!! Kemudian minggu depannya, tanggal 28 Desember 2008, PPI Paris mengadakan acara jalan2 ke Versailles. Lagi-lagi yang ikut cuma sedikit. Terkait dengan libur panjang Tahun Baru dan Natal, sebagian besar pergi ke luar kota atau ke luar negeri, sebagian memilih berlindung dari dinginnya l'Hiver, di bawah selimut hangat dan di sebelah chauffage yang dinyalakan maksimum, sebagian sudah pernah ke Versailles jadi ga tertarik lagi, sebagian sama sekali tidak tertarik dengan 1001 alasan. Yah, namanya juga jalan2, loisirs, bon chacun a son goût non? ;-)
Setelah itu, ada apa lagi ya? Huhuhu kayaknya ga ada apa2 nih. Selain kegiatan rutin seperti Pengajian Iqra/ Quran untuk anak2 dan remaja di KBRI, kemudian latihan silat, setiap hari Sabtu sore, apa lagi yaaa???? OMG!!!
No comments:
Post a Comment