Tuesday, December 1, 2009
PPI PARIS 2009-2010
Monday, November 2, 2009
YONEX
Wednesday, September 23, 2009
WEEK-END ARTISTIQUE ET SPORTIF !!!
Thursday, September 17, 2009
Ada Angklung Rasa Coklat !!
BAYAR ZAKAT FITRAH YUK !!!
Assalaamu'alaikum wr.wb,
Teman2 PPI Paris yang berbahagia,
Bulan suci Ramadhan akan segera berlalu meninggalkan kita. Mari sempurnakan ibadah dengan membayar zakat fitrah. Hukum membayar zakat fitrah adalah wajib, sebagaimana disebutkan dalam hadits:
"Rasulullah saw. telah mewajibkan zakat fitrah bagi orang merdeka dan hamba sahaya, laki-laki dan perempuan, anak-anak dan orang dewasa dari kaum muslimin. Beliau memerintahkan agar (zakat fitrah tersebut) ditunaikan sebelum orang-orang melakukan shalat 'Id (hari Raya)" (Muttafaq 'Alaih)
Adapun waktu pengeluarannya yang paling utama adalah sebelum shalat 'Id, boleh juga sehari atau dua hari sebelumnya, dan tidak boleh mengakhirkan mengeluaran zakat fitrah setelah hari Raya.
Persatuan Masyarakat Muslim di Paris (PERMIIP) yang akan diwakilkan oleh rekan kita saudara Ichsan Rauf, siap menerima zakat fitrah teman2 semua pada hari Jumat 18 September 2009 sebelum dan sesudah sholat Jumat, dan hari Sabtu 19 September 2009 pukul 19 hingga usai sholat malam, di KBRI Paris.
Friday, August 28, 2009
AGENDA SEPTEMBER - OKTOBER 2009
Monday, August 3, 2009
AGENDA AGUSTUS
- LOMBA BOWLING DAN KARAOKE, SABTU 1 AGUSTUS 2009, PORTE DE CHAMPERRET & KBRI PARIS
- PIKNIK ST QUENTIN, SABTU 8 AGUSTUS 2009
- LATIHAN RUTIN TARI DAN GAMELAN BALI: SETIAP SELASA, KAMIS DAN JUMAT, JAM 18-19 (TARI), 19-21 (GAMELAN), BALAI BUDAYA KBRI PARIS
- PERAYAAN HUT RI KE-64 DI WISMA DUTA BINEAU (UPACARA BENDERA, PENYERAHAN HADIAH LOMBA 17-AN, PERTUNJUKKAN GAMELAN DAN TARI BALI, ANGKLUNG, DLL), SENIN 17 AGUSTUS 2009
- PENTAS GAMELAN BALI BERSAMA SWARA MAHARDHIKA, DIJON 24 AGUSTUS 2009
Tuesday, July 7, 2009
BRAVO INDONESIAKU !!!
Paris - Indonesia kembali meraih penghargaan sebagai partisipan terbaik di Carnaval Tropical de Paris 2009. Bahkan juri karnaval, terdiri dari para artis Perancis, juga memuji koreografi Indonesia.Monday, July 6, 2009
Pak Fasli Jalal: Bangga BIsa Sekolahkan Putra Bangsa ke Luar Negeri
Saturday, July 4, 2009
TARI KECAK NAN RANCAK
“Cak..cak..cak...cak..cak..cak...” iringan para penari kecak kompak mengayunkan kedua tangan yang diangkat tinggi, ke kanan, lalu ke kiri. Alunan musik gilak yang bertalu-talu dari gangsel, ceng ceng, gong dan tabuhan gendang, mengiringi dan menyemangati.
Sepanjang jalan iringan kontingen Indonesia yang terdiri dari PPI Paris, staf KBRI Paris dan beberapa orang asing pencinta budaya Indonesia, disambut antusias oleh penonton. Mereka pun larut dalam keceriaan dan keunikan bunyi kecak dan musik khas Pulau Dewata.
Begitulah sekilas gambaran keikutsertaan PPI Paris dalam kegiatan tahunan Mairie de Paris yang cukup bergengsi, Carnaval Tropical de Paris 2009, pada hari Minggu 5 Juli 2009. Sebagai peserta tamu, Indonesia meraih penghargaan sebagai partisipan terbaik dan mobil hias terbaik 2009. Mengusung tema Unité dans la Diversité (Bhinneka Tunggal Ika) yang tertulis besar-besar dalam spanduk di depan mobil hias, kontingen Indonesia menampilkan sesuatu yang berbeda di antara riuh rendah musik perkusi dan tarian à la Afrika yang mendominasi karnaval.
Melihat sendiri antusiasme masyarakat sekitar akan musik dan tari yang kita bawakan, merupakan suatu “keberhasilan” tersendiri, yang melebihi dari piala atau piagam penghargaan. Artinya, bila orang asing bisa begitu mengapresiasi budaya kita sendiri, apakah kita masih ragu untuk terus mempelajari dan mempromosikannya ke negara lain, dalam berbagai kesempatan? Sungguh, dengan ikut serta dalam aktivitas seperti ini justru semakin tumbuh kecintaan kita pada budaya sendiri.
Duta Bangsa, Duta Budaya
Tiap pelajar Indonesia di Paris mengemban tugas penting. Pertama, sebagai pelajar di negara asing, tidak hanya sebagai penuntut ilmu di berbagai perguruan tinggi berkualitas di Negeri Napoleon, yang harus berprestasi dan bersaing dengan pelajar dari berbagai negara, tetapi juga sebagai duta bangsa; mewakili, merepresentasikan dan membawa nama besar Indonesia, dalam keseharian dan dalam berbagai kesempatan promosi budaya.
Kedua, Paris sebagai salah satu kota besar di dunia, dengan kekayaan sejarah dan ketinggian budayanya, kini tidak hanya terkenal sebagai kota modern dalam pendidikan dan teknologi, tetapi juga merupakan pusat aktivitas berbagai sektor kehidupan; perdagangan, pariwisata, kuliner, adibusana, pendidikan, dan seterusnya. Singkatnya, Paris adalah magnet yang terus menarik orang dari berbagai penjuru dunia untuk datang. Nilai plus kota Paris inilah yang menjadikan keberadaan PPI Paris menjadi sangat penting sebagai duta budaya. Di kota inilah puluhan kegiatan kebudayaan tahunan berpusat dan menjadi sorotan mata dunia. Selain Carnaval Tropical de Paris, ada pula La Fête de la Musique dan Salon du Chocolate (Pameran Coklat), di samping kegiatan promosi budaya yang diinisiatifkan oleh KBRI Paris, seperti Festival Indonesia, Chic Batik, dan lain-lain.
Ujung tombak diplomasi budaya
Pelajar Indonesia yang berada di negara Perancis, khususnya di kota Paris, memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai bentuk diplomasi kebudayaan Indonesia. Tentu saja, diplomasi yang dimaksud dalam kerangka kerjasama dengan KBRI setempat, khususnya bidang sosial budaya, yang memfasilitasi tempat, peralatan, tenaga pengajar seni. Ibarat sebuah perusahaan, KBRI Paris adalah sang manajer sementara PPI Paris adalah anak buah yang siap melaksanakan amanah. Karena itu, tanpa dukungan penuh KBRI Paris, tentu sulit mengejawantah segala ide dan inisiatif yang ada. Sebaliknya, PPI Paris lah yang menjadi tombak-tombak yang siap diarahkan dan dipanah untuk tujuan mulia; membawa nama Indonesia dalam berbagai kegiatan promosi budaya sebagai bentuk nyata diplomasi kebudayaan itu sendiri.
-uwie-
Wednesday, June 24, 2009
PRIX MAHAR SCHUTZENBERGER 2009
Tuesday, June 23, 2009
Studium General Dr. Sri Mulyani Indrawati
"To reform is to change, firstly, our behavior, our old bad culture..."
Bravo Tim Angklung dan Gamelan Bali!!!

Monday, June 22, 2009
Undangan Temu Muka dengan Menkeu RI
| Undangan temu muka dan makan malam dengan Menteri Keuangan RI |
| Undangan Kedutaan Besar Republik Indonesia Paris Kepada Yang Terhormat Masyarakat Indonesia di P A R I S U N D A N G A N 361/Und/VI/2009 Bersama ini dengan hormat, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara untuk menghadiri acara pertemuan dengan Ibu DR. Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan/Plt. Menko Perekonomian RI, yang akan dilaksanakan pada : Hari/Tanggal : Selasa, 23 Juni 2009 Pukul : 18.30 – selesai Tempat : Gedung Balai Budaya KBRI Paris 47-49, rue Cortambert 75116 Paris Demikian undangan ini disampaikan, atas perhatian dan kehadiran Bapak/Ibu/Saudara kami ucapkan terima kasih Paris, 19 Juni 2009 ttd, Maruli Tua Sagala KUAI RI |
Thursday, June 18, 2009
Monday, June 15, 2009
PARIS TRAVELING GUIDE AND TIPS!!!
Saturday, June 13, 2009
TADABUR ALAM 2009
Thursday, June 11, 2009
Carnaval Tropical de Paris
La Fête de la Musique
Tuesday, June 2, 2009
DUKUNG GRACE SARI YSIDORA DI ROLLAND GARROS!!!
Maju Terus Grace!

Wednesday, May 27, 2009
Ngaji Bersama Ustadz Ayang Utriza
Dalam rangka meningkatkan Ibadah kepada Allah Swt dan pemahaman tentang ajaran-ajaran agama serta suri tauladan yang telah disampaikan oleh Nabi Muhammad Saw serta guna menjalin dan menguatkan kembali tali silaturahim, PERMIIP bersama PPI Paris akan mengadakan “Pengajian Bulanan” yang kali ini akan dibawakan oleh Ustadz Ayang Utriza dengan tema:
“Menciptakan Surga di Dunia: 5 Kunci Kebahagiaan dalam Islam”, yang akan diadakan pada:
Acara akan dimulai dengan sholat Ashar berjamaah, dilanjutkan dengan ceramah, dialog interaktif dan tanya jawab kemudian ditutup dengan makan malam.
Besar harapan kami agar kegiatan ini dapat dihadiri dan diikuti oleh seluruh kaum muslimin dan muslimat yang berada di Paris dan sekitarnya.
Semoga Allah Swt memberikan kemudahan, keringanan dan ridho-Nya dalam tiap langkah kita.
Amin ya robbal alamiin.
Friday, May 22, 2009
Bedah Novel "Luka di Champs Elysées" dan Putar Film LASKAR PELANGI

Bedah buku dan jumpa pengarang novel "Luka di Champs Elysées", dengan pembahas