Tuesday, December 1, 2009

PPI PARIS 2009-2010

Bonsoir à tous !
Alhamdulillah pada hari Sabtu 14 November 2009 bertempat di Balai Budaya KBRI Paris, telah terselenggara acara Laporan Pertanggungjawaban Pengurus PPI Paris 2008-2009 dan Pemilihan Ketua PPI Paris 2009-2010. 

Kepada rekan-rekan Pengurus PPI Paris 2008-2009; Titissari, Yanti Susanti, Veronika Vonny, Hananto Prakoso, Ratna Agustina, Aning Sri Mintarsih, Ken Lila Ashanti, Satryo Aryobimo, Teressa Stok, Putri Annelis, Cindy Liando, Yufa Safitri, Shevia Sabrina, Miranda Mamahit, Gialdy Putra dan Roby Umry, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi selama satu tahun kepengurusan. 

Atas nama seluruh Pengurus PPI Paris 2008-2009, kami memohon maaf atas segala kesalahan, kekurangan dan ketidaksempurnaan dalam pelaksanaan amanah.

Tak lupa kami sampaikan ucapan selamat kepada Saudari Sri Wahyuni (M2 IFU Université Paris 8) yang telah terpilih sebagai Ketua PPI Paris 2009-2010 dan Saudara Ichsan Rauf (M2 Geografi, Université Paris I) sebagai Wakil. Semoga dapat mengemban kepercayaan ini dengan penuh tanggung jawab dan semoga dapat mengayomi seluruh rekan-rekan PPI Paris. Selamat melanjutkan estafet diplomasi kebudayaan dan pendidikan pelajar Indonesia di Paris, selamat bekerja dan semoga sukses !


Salam perhimpunan, 

Dwi Setyowati
Ketua PPI Paris 2008-2009

Monday, November 2, 2009

YONEX

Akhirnya MERAH PUTIH berkibar di Final Perancis Terbuka Super Series "Yonex Internationaux De France De Badminton" melalui prestasi:
Ganda Campuran Nova/Lilyana
Ganda Putra Markis Kido / Hendra Setiawan lawan Malaysia
TAUFIK HIDAYAT Akhirnya harus mengakui keunggulan LIN DAN - China (21-6, 21-15)

Paris, 1 November 2009


Wednesday, September 23, 2009

WEEK-END ARTISTIQUE ET SPORTIF !!!

Belum ada rencana Week-End ini? Bosan youtube-ing, FB-ing, atau malah ga ngapa2-ing??? Jangan buang waktu yang berharga dengan kegiatan yang sia-sia (*lebay mode on), ayo gabung di berbagai kegiatan PPI Paris di akhir pekan, so pasti seruuuu karena ketemu teman2 baruuu dan pastinya bermanfaat...pilih dehh atau ikutan semuanya juga boleeeh:

1. Latihan TARI BALI buat remaja dan dewasa, Sabtu jam 15-16 di Ruang Expo KBRI Paris... Dari kecil pingin bisa nari tapi belum kesampaian? Ga ada waktu atau ga ada biaya ??? Sekarang saatnya mewujudkan mimpi itu !!! Kita akan berlatih bersama Pak Surya yang datang khusus dari ISI Denpasar untuk melatih kita, baik yang sudah pernah belajar tari bali atau yang belum sama sekali !!! Gratisss euy !!!

2. Latihan ANGKLUNG dan persiapan pertunjukkan di Salon du Chocolate (17-18 Oktober 2009), hari Sabtu jam 16-18 di Ruang Expo KBRI Paris bersama Chef Priska Paramita Niswari... Dijamin seruuu deh berlatih sekaligus menikmati lagu2 anyar macam Kopi Dangdut, Besame Mucho, My Way, La Vie en Rose dan Aloutte dalam keceriaan dan keriuhan bunyi angklunggg...klunggg klunggg

3. Latihan PENCAK SILAT CINGKRIK, Sabtu jam 19-21 di Balai Budaya KBRI Paris bersama Suryo AB... Buat yang hobi martial arts, jangan lewatkan kesempatan belajar seni bela diri asli Indonesia ini... Ciaaatttt !!! (Oups, latihan baru mulai lagi Sabtu 3 Oktober 2009 ya !!) 

4. TENIS buat débutants dan perfectionnement, tiap hari Minggu jam 15-17 di Forest Hill, RER A Nanterre Préfecture.. bersama Ichsan Rauf Del Porto, Iwan Djokovic, Hananto Federer, dkk... Seru dan sehat !!!

So, ga ada alasan untuk akhir pekan yang membosankan kaaan ??? Manfaatkan kesempatan dan fasilitas yang ada untuk me-recharge semangat teman2 semua sekaligus mengasah bakat !!!

Yuk, mari !
Uwie 

Thursday, September 17, 2009

Ada Angklung Rasa Coklat !!


1 Oktober 2008. Seperti coklat yang beragam jenis warna, rasa dan kemasan, panggung hiburan di Salon de Chocolate juga menyuguhkan aneka 'rasa' musik dan tarian; dari tari samba à la Brasil yang meriah gegap gempita hingga alunan lembut kecapi suling dari pelatih kita Kang Yoyon Dharsono dan Kang Dede...

Setahun yang lalu, Tim Gamelan Sunda (Bowie, Yanti, Shevia, Bu Ika, Mas Anton, Cindy Liando, Vonny, Uwie, Roby) dan Rampak Kendang PPI Paris (Cindy Rianti, Iwan, Aditya, Mimi, Nana, David, Lila dan Bimo) serta Tim Degung Ibu2 Dharma Wanita, di bawah komando Kang Yoyon dan Kang Dede, bergantian tampil memukau para pengunjung Salon de Chocolate dengan musik khas Tataluan Sunda...

Namun di balik layar, tersimpan kekecewaan. Teman2 tentu masih ingat betapa marahnya Kang Yoyon atas ketidaksiapan di balik panggung sehingga beliau harus "diceburkan" memainkan 1 atau 2 lagu dengan sulingnya, sebagai sesuatu yang di luar rencana. Banyak pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari sana. Bahwa stage management bukanlah sesuatu yang bisa dianggap remeh. Bahwa hal-hal kecil seperti bagaimana mengangkut alat musik dari mobil ke panggung, berapa waktu yang dibutuhkan untuk mempersiapkan alat sebelum manggung, dst, tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. 

Bahwa untuk satu pertunjukkan ternyata tidak hanya membutuhkan latihan yang serius tetapi juga kerja tim yang solid hingga hari-H. Tangan-tangan yang melepuh karena gotong royong mengangkut gamelan, menjadi saksi bisu bahwa pertunjukkan seni tidak bisa tidak membutuhkan persiapan yang sempurna !

Salon du Chocolate akan datang lagi, tepatnya 17-18 Oktober 2009. Kali ini, mari kita tampilkan kemerduan paduan suara angklung di bawah arahan konduktor Priska Paramita Niswari (yang bukan hanya ahli masak tapi juga musisi angklung, temannya Raja Angklung dari ITB aka Adityo Prakosa). 

Berani terima tantangan memainkan alat musik tradisional sekaligus membawa nama Indonesia di arena internasional? Mari bergabung dalam latihan dan persiapan Salon du Chocolate, mulai Sabtu 19 September 2009 pukul 16 di Ruang Expo KBRI Paris. 


Salam Angklung,
Uwie

BAYAR ZAKAT FITRAH YUK !!!

Assalaamu'alaikum wr.wb,

Teman2 PPI Paris yang berbahagia,  

Bulan suci Ramadhan akan segera berlalu meninggalkan kita. Mari sempurnakan ibadah dengan membayar zakat fitrah. Hukum membayar zakat fitrah adalah wajib, sebagaimana disebutkan dalam hadits:

"Rasulullah saw. telah mewajibkan zakat fitrah bagi orang merdeka dan hamba sahaya, laki-laki dan perempuan, anak-anak dan orang dewasa dari kaum muslimin. Beliau memerintahkan agar (zakat fitrah tersebut) ditunaikan sebelum orang-orang melakukan shalat 'Id (hari Raya)" (Muttafaq 'Alaih)

Adapun waktu pengeluarannya yang paling utama adalah sebelum shalat 'Id, boleh juga sehari atau dua hari sebelumnya, dan tidak boleh mengakhirkan mengeluaran zakat fitrah setelah hari Raya.

Persatuan Masyarakat Muslim di Paris (PERMIIP) yang akan diwakilkan oleh rekan kita saudara Ichsan Rauf, siap menerima zakat fitrah teman2 semua pada hari Jumat 18 September 2009 sebelum dan sesudah sholat Jumat, dan hari Sabtu 19 September 2009 pukul 19 hingga usai sholat malam, di KBRI Paris.

Demikian informasi ini kami sampaikan. Semoga kita dapat memanfaatkan tiap detik yang berlalu di bulan berkah ini dengan amalan sebaik-baiknya dan menjemput hari raya dengan hati yang kembali suci, amiin ya robbal alamin.

Wassalammu'alaikum wr. wb.

Dwi Setyowati
Ketua PPI Paris 2008-2009

Friday, August 28, 2009

AGENDA SEPTEMBER - OKTOBER 2009

1. Latihan Angklung bersama Priska Niswari (alumni KPA ITB) setiap hari Sabtu, mulai tanggal 12 September 2009, jam 16-18 di Ruang Expo KBRI Paris

2. Pesantren Kilat Ramadan: Sabtu tanggal 5, 12 dan 19 September 2009, jam 9 hingga waktu berbuka puasa tiba, di Balai Budaya KBRI Paris

3. Pentas Gamelan Tim Gabungan Perancis - PPI Paris pada acara malam jamuan diplomatik di Wisma Duta Bineau, 23 September 2009

4. OLIMPIADE KARYA TULIS ILMIAH - OKTI 2009 (PPI PERANCIS), 10-11 Oktober 2009

5. Pentas TIM ANGKLUNG PPI PARIS di Salon du Chocolate, 17-18 Oktober 2009

Monday, August 3, 2009

AGENDA AGUSTUS

  1. LOMBA BOWLING DAN KARAOKE, SABTU 1 AGUSTUS 2009, PORTE DE CHAMPERRET & KBRI PARIS
  2. PIKNIK ST QUENTIN, SABTU 8 AGUSTUS 2009
  3. LATIHAN RUTIN TARI DAN GAMELAN BALI: SETIAP SELASA, KAMIS DAN JUMAT, JAM 18-19 (TARI), 19-21 (GAMELAN), BALAI BUDAYA KBRI PARIS
  4. PERAYAAN HUT RI KE-64 DI WISMA DUTA BINEAU (UPACARA BENDERA, PENYERAHAN HADIAH LOMBA 17-AN, PERTUNJUKKAN GAMELAN DAN TARI BALI, ANGKLUNG, DLL), SENIN 17 AGUSTUS 2009
  5. PENTAS GAMELAN BALI BERSAMA SWARA MAHARDHIKA, DIJON 24 AGUSTUS 2009

Tuesday, July 7, 2009

BRAVO INDONESIAKU !!!

Selasa, 07/07/2009 12:37 WIB
Laporan dari Paris
RI Terbaik di Carnaval Tropical de Paris 2009
Eddi Santosa - detikNews
Paris - Indonesia kembali meraih penghargaan sebagai partisipan terbaik di Carnaval Tropical de Paris 2009. Bahkan juri karnaval, terdiri dari para artis Perancis, juga memuji koreografi Indonesia.

Penghargaan terbaik untuk kategori mobil hias itu diumumkan pada Minggu (5/7/2009) kemarin. Indonesia melalui KBRI Paris menampilkan mobil hias bernuansa tradisional Bali dan koreografi berupa Tari Kecak dengan mengusung tema Unite dans la Diversite (Bhinneka Tunggal Ika).

Sepanjang jalur karnaval, iring-iringan kontingen Indonesia itu disambut dengan sangat antusias oleh penonton. Bahkan banyak penonton ikut-ikutan berkecak bersama, menirukan bunyi kecak kontingen Indonesia.

Secara khusus Wakil walikota Paris, Hamou Boakkaz, menyampaikan apresiasinya pada kontingen Indonesia, yang dinilainya jauh berbeda dari kontingen negara lain. 

Kontingen lain mendatangkan penari dan artis dari negaranya, sebaliknya kontingen Indonesia merupakan perpaduan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Perancis, Staf KBRI, dan warga negara asing pecinta Indonesia di bawah bimbingan Nyoman Kariasi, dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Bali.

Ajang Promosi

Carnaval Tropical de Paris adalah salah satu carnaval terbesar dan even tahunan unggulan kota Paris, diselenggarakan oleh pemerintah kota Paris dan federasi Carnaval Tropical de Paris ile-de-France.

Tamu kehormatan tahun ini adalah Kolombia, Guadelopue dan Martinique, dengan lebih dari 2000 penari dan musisi.

Setiap tahunnya, karnaval yang telah memasuki edisi ke-8 ini memberikan berbagai penghargaan kepada kontingen-kontingen dengan penampilan terbaik.

Karnaval tahun ini menempuh rute dari Place des Nations sampai ke Porte de Pantins, yang dipenuhi oleh sekitar lima puluh ribu penonton dan disiarkan secara langsung di stasiun TV Perancis France O.

Menurut Sekretaris III Pensosbud Gustaf Sirait, KBRI Paris menjadikan karnaval ini sebagai agenda budaya tahunan yang selalu diikuti, karena merupakan ajang sangat bagus untuk memperkenalkan kebudayaan dan pariwisata Indonesia melalui persembahan seni budaya, pembagian ribuan cenderamata dan brosur pariwisata Indonesia. "Diharapkan partisipasi tersebut dapat terus meningkatkan promosi kebudayaan dan pariwisata Indonesia di Perancis," demikian Gustaf.

(es/es)

SUMBER: http://www.detiknews.com/read/2009/07/07/123755/1160474/10/ri-terbaik-di-carnaval-tropical-de-paris-2009

Monday, July 6, 2009

Pak Fasli Jalal: Bangga BIsa Sekolahkan Putra Bangsa ke Luar Negeri



Situasi saat ini, Human Development Index (HDI) Indonesia, masih di bawah rata-rata negara ASEAN+3 (Jepang, Singapura, Korea, Brunei Darussalam, Malaysia, Thailand, China, Filipina, Vietnam, Laos, Kamboja, Myanmar dan Indonesia), sementara tingkat gizi buruk masih tinggi. Masalah asupan gizi i dan anak di Indonesia, sesungguhnya tidak hanya berbanding lurus dengan tingkat ekonomi namun juga terkait dengan upaya penyebaran informasi melalui penyuluhan yang akan menyadarkan kaum ibu akan urgensi gizi yang baik bagi anak-anak penerus bangsa. 

Masalah asupan gizi ini tidak hanya berarti masalah kurang gizi atau gizi buruk tetapi juga masalah obesitas. Inti masalah terletak pada kurangnya pengetahuan dan pemahaman keluarga, khususnya kaum ibu, dalam hal gizi, dan juga pada gaya hidup modern yang mementingkan kepraktisan. Gizi buruk juga terkait dengan tingginya tingkat kematian bayi. 

Di bidang pendidikan, Korea Selatan menempati posisi punck dengan tingkat sekolah yang jauh di atas rata-rata anggota negara ASEAN+3 lainnya.

Secara umum, menurut Global Competitive Index (Michael E. Porter, 2008), tingkat kompetisi negara dapat diukur dari faktor-faktor sebagai berikut: 

1. INVESTASI
2. TECHNICAL JOURNAL per milyar of people
3. HIGHER EDUCATION

Langkah konkrit yang telah dan akan diteruskan oleh DIKTI untuk meningkatkan tingkat kompetisi pendidikan tinggi di Indonesia:

1. Peningkatan kesejahteraan dosen dengan sertifikasi dosen, tunjangan profesi, tunjangan kehormatan untuk guru besar
2. Jurnal ilmiah
3. Pemberian beasiswa S2 dan S3 
4. Kewirausahaan  mahasiswa melalui pengembangan UKM dengan melibatkan mahasiswa dalam manajerialnya

Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk maju. Tiga hal yang dapat menjadi kunci bagi pintu kesuksesan dan keunggulan itu adalah: KERJA KERAS, KERJA CERDAS, KERJA SAMA. 


Saturday, July 4, 2009

TARI KECAK NAN RANCAK

“Cak..cak..cak...cak..cak..cak...” iringan para penari kecak kompak mengayunkan kedua tangan yang diangkat tinggi, ke kanan, lalu ke kiri. Alunan musik gilak yang bertalu-talu dari gangsel, ceng ceng, gong dan tabuhan gendang, mengiringi dan menyemangati.

Sepanjang jalan iringan kontingen Indonesia yang terdiri dari PPI Paris, staf KBRI Paris dan beberapa orang asing pencinta budaya Indonesia, disambut antusias oleh penonton. Mereka pun larut dalam keceriaan dan keunikan bunyi kecak dan musik khas Pulau Dewata.

Begitulah sekilas gambaran keikutsertaan PPI Paris dalam kegiatan tahunan Mairie de Paris yang cukup bergengsi, Carnaval Tropical de Paris 2009, pada hari Minggu 5 Juli 2009. Sebagai peserta tamu, Indonesia meraih penghargaan sebagai partisipan terbaik dan mobil hias terbaik 2009. Mengusung tema Unité dans la Diversité (Bhinneka Tunggal Ika) yang tertulis besar-besar dalam spanduk di depan mobil hias, kontingen Indonesia menampilkan sesuatu yang berbeda di antara riuh rendah musik perkusi dan tarian à la Afrika yang mendominasi karnaval.

Melihat sendiri antusiasme masyarakat sekitar akan musik dan tari yang kita bawakan, merupakan suatu “keberhasilan” tersendiri, yang melebihi dari piala atau piagam penghargaan. Artinya, bila orang asing bisa begitu mengapresiasi budaya kita sendiri, apakah kita masih ragu untuk terus mempelajari dan mempromosikannya ke negara lain, dalam berbagai kesempatan? Sungguh, dengan ikut serta dalam aktivitas seperti ini justru semakin tumbuh kecintaan kita pada budaya sendiri.

Duta Bangsa, Duta Budaya

Tiap pelajar Indonesia di Paris mengemban tugas penting. Pertama, sebagai pelajar di negara asing, tidak hanya sebagai penuntut ilmu di berbagai perguruan tinggi berkualitas di Negeri Napoleon, yang harus berprestasi dan bersaing dengan pelajar dari berbagai negara, tetapi juga sebagai duta bangsa; mewakili, merepresentasikan dan membawa nama besar Indonesia, dalam keseharian dan dalam berbagai kesempatan promosi budaya.

Kedua, Paris sebagai salah satu kota besar di dunia, dengan kekayaan sejarah dan ketinggian budayanya, kini tidak hanya terkenal sebagai kota modern dalam pendidikan dan teknologi, tetapi juga merupakan pusat aktivitas berbagai sektor kehidupan; perdagangan, pariwisata, kuliner, adibusana, pendidikan, dan seterusnya. Singkatnya, Paris adalah magnet yang terus menarik orang dari berbagai penjuru dunia untuk datang. Nilai plus kota Paris inilah yang menjadikan keberadaan PPI Paris menjadi sangat penting sebagai duta budaya. Di kota inilah puluhan kegiatan kebudayaan tahunan berpusat dan menjadi sorotan mata dunia. Selain Carnaval Tropical de Paris, ada pula La Fête de la Musique dan Salon du Chocolate (Pameran Coklat), di samping kegiatan promosi budaya yang diinisiatifkan oleh KBRI Paris, seperti Festival Indonesia, Chic Batik, dan lain-lain.

Ujung tombak diplomasi budaya

Pelajar Indonesia yang berada di negara Perancis, khususnya di kota Paris, memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai bentuk diplomasi kebudayaan Indonesia. Tentu saja, diplomasi yang dimaksud dalam kerangka kerjasama dengan KBRI setempat, khususnya bidang sosial budaya, yang memfasilitasi tempat, peralatan, tenaga pengajar seni. Ibarat sebuah perusahaan, KBRI Paris adalah sang manajer sementara PPI Paris adalah anak buah yang siap melaksanakan amanah. Karena itu, tanpa dukungan penuh KBRI Paris, tentu sulit mengejawantah segala ide dan inisiatif yang ada. Sebaliknya, PPI Paris lah yang menjadi tombak-tombak yang siap diarahkan dan dipanah untuk tujuan mulia; membawa nama Indonesia dalam berbagai kegiatan promosi budaya sebagai bentuk nyata diplomasi kebudayaan itu sendiri.

-uwie-

Wednesday, June 24, 2009

PRIX MAHAR SCHUTZENBERGER 2009


Tahun ini, penghargaan atau Prix Mahar Schutzenberger diberikan kepada dua lauréats, yaitu Mbak Yosmina TAPILATU dan Mas Eko Budi KURNIAWAN. Félicitations !!! :)

Tuesday, June 23, 2009

Studium General Dr. Sri Mulyani Indrawati


"To reform is to change, firstly, our behavior, our old bad culture..."

Indonesia di OECD memiliki status "enhanced engagement" dan dalam konteks dunia tanpa batas atau "borderless world" seperti sekarang ini, masyarakat dunia terfokus pada masalah-masalah yang menjadi commmon concerns, seperti climate change...

Begitulah Dr. Sri Mulyani Indrawati, atau yang akrab disapa Mbak Ani ini, memulai acara ramah tamah dan tatap muka dengan masyarakat Indonesia yang ada di Paris. Gaya bicara yang lugas, khas seorang dosen, dengan aksen Jawa dan penggunaan bahasa campur aduk Indonesia dan Bahasa Inggris. Maklum, doktor lulusan Amerika Serikat ini memang biasa menyampaikan pidato di forum-forum internasional dan biasa menghadapi klien dari berbagai bangsa. Ditambah, banyak terminologi ekonomi yang lebih pas digunakan tanpa harus dipadankan dengan bahasa Indonesia, yang terkadang kurang pas.

Terkait masalah Krisis Ekonomi Dunia sebagai tema sentral ceramahnya malam itu, Ibu Ani mengkritisi kondisi dunia saat ini, khususnya dalam kacamata seorang pakar ekonomi. Krisis ekonomi global membawa dampak kepada hampir seluruh negara, tidak terkecuali negara-negara Eropa. 

Yang terjadi kemudian adalah ekspansi, imitasi dan inovasi sistem ekonomi Amerika Serikat yang dinilai kuat dan hebat sehingga sangat menarik untuk diikuti. Ketika China mencapai kemajuan pesat ekonominya, dunia pun melirik negara tersebut dan mencoba meniru, padahal pada saat yang bersamaan sesungguhnya China tengah meniru AS. China meraih apa yang disebut "surplus ekonomi" dari ekspor barang-barangnya ke luar negeri, dari yang bermutu rendah sampai yang berkualitas.

Pada saat Indonesia mengalami krisis tahun 1997/1998, negara-negara lain di dunia justru tengah booming economy. Mengapa Indonesia terkena krisis? Karena Indonesia tidak prudent, tidak hanya secara ekonomi tetapi juga politik, lalu praktik "borrowing" ke luar negeri yang dilakukan oeh pihak swasta dengan fixed exchange rate. Ketika satu institusi bank rusak, maka muncul risiko sistemik, "kliring" dan dampak lain yang menjalar ke bank-bank lainnya (sifat contagious, "domino effects").

Sementara itu AS, sang raksasa ekonomi dunia, dengan kebijakan moneter yang rileks, seperti misalnya "bubble technonolgy" yang dipopulerkan oleh Alan Greenspan, tidak tergoyahkan oleh serangan terorisme, seperti 911. Ketika neraca keuangan AS keropos, hal itu terjadi karena ada masalah pada lembaga keuangannya, bukan karena terorisme.

Indonesia, dianggap sebagai "late comer" karena krisis ekonomi yang panjang ditambah sederet krisis di aspek politik, legal-formal, dst. Yang terjadi adalah "massive bankruptcy" tanpa adanya legal solutions! Dengan kata lain, Indonesia adalah negara yang baru bangkit dari "shock" di mana muncul berbagai institusi baru, seperti misalnya Mahkamah Konstitusi. 

Indonesia is "legally" in crisis. Tiba-tiba banyak institusi baru dan undang-undang baru. Kita pun banyak mengadopsi konsep asing, dengan interpretasi yang juga beragam.
Memahami Indonesia haruslah dengan titik pandang kekinian; Indonesia dengn new face, new setting...

Ibu Ani kemudian mengutarakan dua hal utama yang harus diterusakan dalam hal kebijakan ekonomi makro. Presiden, Menkeu dan DPR, harus bekerjasama dalam hal; 
1) menyusun undang-undang APBN (as a policy choice) dan,
2) perbaikan birokrasi


Inti dari perjalanan panjang reformasi bangsa Indonesia, sesungguhnya harus dimulai dari mengubah perilaku dan kebiasaan-kebiasaan buruk yang telah mengakar pada masyarakat secara keseluruhan dan pada pribadi-pribadi yang memegang amanah dalam suatu institusi, pada khususnya....
  

Bravo Tim Angklung dan Gamelan Bali!!!

Fete de la Musique 2009
Warga Paris Jatuh Cinta pada Gamelan dan Angklung Indonesia
Eddi Santosa - detikNews

Warga Paris main gamelan di Fete de la Musique
Warga 'kota cinta' Paris, terpikat oleh pertunjukan gamelan dan angklung Indonesia di kawasan Jardin du Luxembourg (Taman Luksemburg, red). 

Pada sesi interaktif, mereka bahkan antre ingin memainkannya bersama-sama pemain gamelan Indonesia.
  
Pertunjukan yang digelar pada 21/6/2009 sebagai partisipasi dalam acara Fete de la Musique (Hari Musik Dunia) itu merupakan hasil kerjasama KBRI Paris dengan Restoran Indonesia Paris dan didukung oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) setempat.

"Pada umumnya warga Paris sangat mengapresiasi pertunjukan bernuansa tradisional Indonesia, yang sangat unik jika dibandingkan dengan pertunjukan-pertunjukan lainnya," Sekretaris III Pensosbud Gustaf Sirait kepada detikcom, Senin sore kemarin. 

Indonesia sengaja mengambil lokasi di lingkungan Restoran Indonesia Paris, di kawasan Jardin du Luxembourg, yang berdekatan dengan salah satu pusat acara dan konsentrasi massa Fete de la Musique.

"Diharapkan partisipasi Indonesia semakin menggugah keingintahuan masyarakat Paris akan kekayaan budaya dan wisata Indonesia," demikian Gustaf.

Fete de la Musique merupakan festival musikal tahunan yang dicetuskan oleh Menteri Kebudayaan Perancis Jack Lang (1982) dan digelar setiap 21 Juni. 

Festival ini mengambil bentuk pertunjukan dan konser tanpa dipungut biaya, yang menampilkan berbagai genre musik oleh artis dan musisi, baik amatir ataupun profesional di berbagai tempat publik, seperti di area gedung pemerintahan, taman, dan jalan-jalan.

Sejak awal penyelenggaraannya, festival ini sukses sebagai sarana efektif bagi semua orang untuk mengekspresikan diri dalam berbagai jenis musik. Sekarang, festival ini telah menyebar ke lebih dari 100 negara di dunia.
(es/es) 

SUMBER: http://www.detiknews.com/read/2009/06/23/125942/1152563/10/warga-paris-jatuh-cinta-pada-gamelan-dan-angklung-indonesia

Monday, June 22, 2009

Undangan Temu Muka dengan Menkeu RI

Undangan temu muka dan makan malam dengan Menteri Keuangan RI
 
Undangan

Kedutaan Besar Republik Indonesia
Paris


Kepada Yang Terhormat
Masyarakat Indonesia
di
P A R I S


U N D A N G A N
361/Und/VI/2009


Bersama ini dengan hormat, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara untuk menghadiri acara pertemuan dengan Ibu DR. Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan/Plt. Menko Perekonomian RI, yang akan dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal : Selasa, 23 Juni 2009
Pukul : 18.30 – selesai 
Tempat : Gedung Balai Budaya KBRI Paris
47-49, rue Cortambert 75116 Paris

Demikian undangan ini disampaikan, atas perhatian dan kehadiran Bapak/Ibu/Saudara kami ucapkan terima kasih

Paris, 19 Juni 2009

ttd,

Maruli Tua Sagala
KUAI RI

Thursday, June 18, 2009

CAFE DEMOCRATIE 2

JUMAT 19 JUNI 2009
18.30-SELESAI
BALAI BUDAYA KBRI PARIS

Monday, June 15, 2009

PARIS TRAVELING GUIDE AND TIPS!!!

1. BAGAIMANA MENUJU PARIS SETIBANYA DI BANDARA CDG?
2. ADAKAH TEMPAT YANG BISA SAYA INAPI 1-2 MALAM SELAMA SAYA DI PARIS? ATAU ADAKAH HOTEL YANG MURAH MERIAH NAMUN FASILITASNYA CUKUP BAIK?
3. DI MANAKAH SAYA BISA MEMBELI SUVENIR KHAS PARIS YANG MURAH MERIAH?
4. TEMPAT ATAU OBJEK WISATA APA SAJA YANG WAJIB DIKUNJUNGI SELAMA SAYA DI PARIS? 

Saturday, June 13, 2009

TADABUR ALAM 2009

Alhamdulillaahirabbil 'alamiiin...

Pada hari Sabtu, 13 Juni 2009 telah berlangsung dengan baik acara TADABUR ALAM 2009 untuk anak-anak dan remaja. Acara PPI Paris yang didukung penuh oleh PERMIIP ini diketuai oleh mas Bowie Brotosumpeno, dan diikuti 20 orang anak dan remaja. Acaranya seru, dimulai dengan pembagian kelompok yang masing-masing harus menyiapkan yel-yel bersama, lalu berpetualang ke 5 pos permainan yang menguji kekompakan, kreativitas dan pengetahuan umum tentang diri sendiri dan alam sekitar. Keseluruhan rangkaian acara ini pada intinya mengajarkan kita pada esensi hidup ini: merangkai dan menguatkan hubungan kita dalam tiga dimensi (dengan Sang Pencipta, dengan manusia lain dan dengan alam)...

Semoga acara ini dapat menjadi kenangan manis bagi adik-adik kita, dan kepada seluruh panitia, terima kasih banyak untuk kerja keras dalam persiapan dan pelaksanaan acara ini... 

Jazakallaahu khairan katsiiraan...

Thursday, June 11, 2009

Carnaval Tropical de Paris

KBRI PARIS bekerjasama dengan PPI PARIS akan berpartisipasi dalam acara kompetitif 
dengan menampilkan mobil hias, diikuti défilé angklung dan pertunjukkan TARI KECAK.

Berminat gabung? Latihan TARI KECAK tiap Sabtu jam 16-18 di Balai Budaya KBRI PARIS.

Hidup Indonesia!!!! :)

La Fête de la Musique

Tim ANGKLUNG PPI PARIS akan berpartisipasi dalam acara FETE DE LA MUSIQUE 2009... 

Latihan tiap Sabtu dan Minggu, 14-16, KBRI PARIS. 


Tuesday, June 2, 2009

DUKUNG GRACE SARI YSIDORA DI ROLLAND GARROS!!!

Maju Terus Grace!


Haru. Itu kesan pertama saya melihat Grace Sari Ysidora, gadis bertubuh mungil kelahiran 11 Mei 1993,  kala ia berlaga di kejuaraan tenis yunior ROLLAND GARROS. Membawa nama Indonesia, di arena internasional, seorang diri, tanpa ditemani keluarga ataupun pelatih. Benar-benar mandiri. Benar-benar pahlawan sejati.

Hari pertama, Minggu 31 Juni, kami antri membeli tiket sejak pukul 9 pagi. Lama tak bergeser barisan sedikitpun juga. Hingga hampir 2 jam, panitia mengumumkan bahwa tiket "SOLD OUT". Ah bagaimana mungkin tiket bisa habis terjual untuk partai pertandingan pemain-pemain yunior, yang belum dijagokan bahkan mungkin belum dikenal publik. Pasti ini ulah para calo dan permainan orang dalam. 

Hari kedua, kami kembali mengantri, kali ini lebih pagi, 8.30. Namun setelah 1 jam lebih, kembali diumumkan bahwa tiket tak bersisa. Oh la la! Satu-satunya harapan terakhir adalah menghubungi Grace, sang atlet yang akan bertanding ganda, berpasangan dengan petenis Oman. Setelah berkirim SMS beberapa kali dengan Grace, dia akhirnya bisa mendapatkan 7 tiket gratis, yang sebenarnya adalah tiket untuk pemain, yang ia kumpulkan dari teman-temannya. Alhamdulillaah, bisa masuk Rolland Garros!

Teriknya mentari di Paris saat itu cukup membuat tubuh lemas, apalagi Grace dapat giliran tanding di penghujung hari, baru mulai jam 8 malam! Maka kami pun menikmati beberapa pertandingan yunior lain dan menjelang sore, duduk-duduk di taman mencari kesejukan. 

Saat yang ditunggu-tunggu tiba. Menyaksikan secara langsung aksi Grace yang berduet dengan petenis yunior dari Oman, melawan duet Rusia. Deg-degan sepanjang pertandingan berlangsung, namun juga terpukau pada permainan yang didominasi Grace dari awal hingga akhir, namun sekali bola berada di tangan duet Rusia, mereka mengejar angka hingga akhirnya unggul. Sedih! 

Salut Grace! Kekalahan ini adalah kemenangan yang tertunda. Aku yakin kamu akan datang lagi, lebih kuat dan lebih percaya diri. Selamat melanjutkan perjuangan di Wimbledon dan turnamen2 lain. Maju terus GRACE!!!

Wednesday, May 27, 2009

Ngaji Bersama Ustadz Ayang Utriza


Dalam rangka meningkatkan Ibadah kepada Allah Swt dan pemahaman tentang ajaran-ajaran agama serta suri tauladan yang telah disampaikan oleh Nabi Muhammad Saw serta guna menjalin dan menguatkan kembali tali silaturahim, PERMIIP bersama PPI Paris akan mengadakan “Pengajian Bulanan” yang kali ini akan dibawakan oleh Ustadz Ayang Utriza dengan tema: 

“Menciptakan Surga di Dunia: 5 Kunci Kebahagiaan dalam Islam”, yang akan diadakan pada:

Hari/ Tanggal: Jumat, 29 Mei 2009
Waktu: 18-selesai
Tempat: Balai Budaya KBRI Paris
47-49 rue Cortambert
Paris 75116

Acara akan dimulai dengan sholat Ashar berjamaah, dilanjutkan dengan ceramah, dialog interaktif dan tanya jawab kemudian ditutup dengan makan malam.

Besar harapan kami agar kegiatan ini dapat dihadiri dan diikuti oleh seluruh kaum muslimin dan muslimat yang berada di Paris dan sekitarnya.

Semoga Allah Swt memberikan kemudahan, keringanan dan ridho-Nya dalam tiap langkah kita.

Amin ya robbal alamiin.
Wassalam

Friday, May 22, 2009

Bedah Novel "Luka di Champs Elysées" dan Putar Film LASKAR PELANGI



Bedah buku dan jumpa pengarang novel "Luka di Champs Elysées", dengan pembahas 
Suryo Ari Bowo dan dilanjutkan dengan Pemutaran Film "Laskar Pelangi"

Hari/ Tanggal : Sabtu 30 Mei 2009
Waktu : 11.00-13.00 Bedah Novel
  13.00-15.00 Makan Siang + Pemutaran Film LASKAR PELANGI
Tempat : Balai Budaya KBRI Paris

FREE ENTRY

Basketball 3 on 3 PPI Paris - INALCO


Susunan Acara


Dimanche, le 24 mai 2009, PARC MONTSOURIS

Susunan Acara
10.00 : pemanasan, sarapan, persiapan
10.30-11.00 : 3 on 3 Tim Putra
11.00-11.30 : 3 on 3 Tim Putri
12.00-13.00 : PIKNIK

Penanggung Jawab Konsumsi : Cindy Liando, Ibu Mita Suhana
Penanggung Jawab Acara : Roby Umry, Gialdy
Dokumentasi: Uwie